Tentang Hujan, Pada Suatu Siang

Standard

Cinta,

Seperti hujan yang turun tiba-tiba,

Serintik dalam sedetik,

Kemudian deras tanpa warta yang nyata.

 

Engkau,

Seperti hujan yang tumpah dari awan,

Pada suatu siang yang digdaya.

 

Entah bagaimana dan entah menuju apa,

Tiba-tiba saja, ada.

 

Aku,

Adalah satu diantara bidak warna-warni,

Di atas tanah yang dulu sekali cokelat pasi.

 

Aku,

Menjadi kuyup tanpa antisipasi,

Menggigil dingin, di bawah hujan yang entah kapan berhenti.

 

 

Setelah sekian lama hibernasi….

Di bawah langit selepas hujan, 1 Februari 2015

12.52 WIB

Anggun Nadia Fatimah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s