Kemana?

Standard

Mau dikemanakan rindu ini, Cinta?

Bilakah ia hanya tetes air yang membentur tanah dengan nahasnya.

Mau disedu dengan apa rindu ini, Cinta?

Agar beralihlah pekat di lidah menjadi manis yang mempesona,

Bilanyana nyatanya, melati tak tumbuh di halaman kita.

Mau diapakan rindu ini, Cinta?

Bila di tiap hujan turun aku terantuk mengulum tanya,

Ke dermaga mana rindu di lubuk sana,

Dilabuhkan pemiliknya.

 

Di bawah langit yang hujan sedari siang,

19.36 WIB, 15 Maret 2016

Anggun Nadia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s