“Dikatakan atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta”

Standard

Ada cerita tanpa suara,

Ada yang hidup tanpa detak jantung, tanpa hembus nafas.

Segala lakunya rahasia.

 

Ada dawai yang berdenting tanpa nada,

Ada kata yang tercekat,

Yang mengalir lewat bahasa sepasang mata.

 

Ada cerita tanpa kata,

Ada yang hidup tanpa bicara.

 

Di lain sisi bumi,

Sesosok tua beruban, berjuntai janggutnya putih, terbatuk membaca satu kalimat sastra,

Dikatakan atau tidak dikatakan, itu tetap cinta.”*

 

 

05.38 WIB, 8 Juli 2014.

Di balik ilalang dan pohon singkong.

Anggun Nadia Fatimah.

*Tere- Liye

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s