Orang Biasa

Standard

Kita adalah kumpulan orang-orang biasa.

Bersalah, lalu minta maaf, lalu kembali membuat kesalahan.

Kita adalah kumpulan orang-orang biasa yang mencintai bayang-bayang kesempurnaan.

Nanti, ketika kamu lebih dewasa kamu akan paham, yang sempurna itu tak pernah dinamai makhluk, nak. Kata ibu.

 

Kita adalah kumpulan orang-orang biasa.

Yang salah tingkah ketika jatuh cinta.

Juga orang biasa yang mudah salah langkah dalam menyikapi cinta.

 

Kita adalah kumpulan orang-orang biasa yang mendapati bahwa rekanannya juga sama-sama manusia biasa.

Mendapati bahwa kekuatan dan kelemahan berkumpul dalam satu jiwa yang sama.

 

Kita adalah kumpulan orang-orang biasa.

Yang awalnya terpana pada apa yang kita anggap luar biasa.

Padahal biasa.

Yang awalnya tak peduli pada apa yang nampak biasa.

Padahal luar biasa.

 

Hidup adalah kesempatan terbesar yang Tuhan berikan bagi manusia.

Ia mendahului semua kesempatan dalam hidup kita, juga kelak mengakhirinya.

Dan kita hanyalah kumpulan orang-orang biasa.

Dengan lebih dan kurang.  Tak lebih, tak kurang.

 

Perpustakaan Pusat UI, lt.2

11 Oktober 2012

12.05 WIB

aku yang sedang ringan,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s