Ketika Sebuah Kunci Motor Hilang di Asrama Kami

Standard

Pernah ada kali di mana seseorang kehilangan kunci motornya. Ia sibuk mencari. Melongoh sana-sini. Belum juga menemukan. Ia kemudian bercerita, sebagian orang menyebutnya curhat, sebagian lain menganggap itu keluhan. Yang jelas ia terus bercerita dari orang ke orang, dari forum kecil ke forum kecil lainnya. Membagi gelisah. Bertanya. Barangkali ada yang melihat kunci motornya.

Tak lama kemudian, seorang lain datang bertamu. Tamu rutinan, seorang ibu yang sering menitip kue jajanan di asrama itu. Ia tak sengaja mendengar keributan kecil yang beredar di rumah itu. Sebuah kunci motor divonis hilang. Dan pemiliknya yang membagi gelisah ke sana kemari.

Si ibu muda menoleh, lalu kembali menekuni kue-kuenya, seraya berkata,”kalo ada masalah itu jangan buru-buru diceritain ke orang. Ambil air wudhu, lalu shalat dua rakaat. Insya Allah solusinya segera ketemu….Masalah itu kan Allah juga yang kasih (sebagai ujian), maka ke Allah juga kita minta solusinya.”

Tercenung sesaat.

Itu benar.

 

Az Zukhruf RQ 2 Depok

14 Juli 2012, 07.54 WIB

Advertisements

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s