Mau Minta Apa?

Standard

Cerita ini dinukil dari ceritera Yusuf Mansyur dalam bukunya, Kaya Lewat Jalan Tol, halaman 84-85 dengan penyesuaian seperlunya.

Alkisah pada suatu hari, seorang bapak, sebut saja Bapak Kuncung, didatangi malaikat.

Malaikat berkata, ‘hai Kuncung, Tuhan berbaik hati padamu. Tuhan memberikan 3 pilihan, pilihlah satu dari ketiganya, mana saja yang kau suka.’

‘apa itu?’ tanya Pak Kuncung.

‘yang pertama uang yang banyak’

‘lalu?’

‘yang kedua, kesehatan. Dan yang terakhir, umur yang panjang. Pilihlah satu dari tiga. Minggu depan aku akan datang menagih jawabannya.’

Pak Kuncung gembira. Awalnya ia berpikir mudah saja untuk memilih. Tapi sebentar, makin dipikir makin bingung dirinya mau jawab apa pada malaikat. Ia ingin uang. Tapi buat apa uang kalau sakit. Ia ingin sehat. Tapi kalau sehatnya tanpa uang di kantong, rasa-rasanya sakit juga. Lalu punya uang dan punya sehat, tapi apa gunanya kalau jatah di dunia tinggal sepagi.

Pak Kuncung tak kunjung mendapatkan jawaban. Satu minggu berlalu, malaikat datang  menagih jawaban. ‘bagaimana Kuncung, sudah menentukan mau minta apa?’

‘bagaimana ya,,, saya bingung. Ternyata memilih itu sulit. Boleh tidak, kalau saya minta tiga-tiganya sekaligus?’

‘mana boleh begitu? Jatah pintamu Cuma satu.’

Pak Kuncung diam saja sampai lama.

Malaikat pada akhirnya berkata, ‘kalau kau ingin ketiganya, minta saja hati yang bersyukur pada Tuhan.’

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s