Aku Perfeksionis

Standard

Kesempurnaan.

Belakangan ‘kutipan’ soal itu sering mampir di bab-bab pelajaranku.

Jangan mengharapkan yang sempurna. Tidak ada. Tidak pernah ada. Tidak pada semua bentuk yang tercipta.

PaUs bilang, ‘berikan ruang dalam hatimu, untuk menghadapi kekecewaan.’

Untuk menerima bahwa segalanya tak sempurna.

Untuk membesarkan kebaikan orang lain dan mengecilkan kekurangannya.

Di mana pun, siapapun.

Dalam rumah bengkel kami sekarang, dalam dunia nyata kita, hingga nanti dalam keluarga kecil dan keluarga besar kita, semuanya tidak sempurna. Menyiapkan diri untuk menerima kekecewaan sebagai keniscayaan.

Menerima.

Menerima itu artinya melapangkan hati. Maaf.

Menerima itu artinya mengerti dan memahami. Dewasa.

Menerima itu artinya mengambil sikap. Bijaksana.

Menerima itu artinya mengalahkan ketidakpuasan diri. Ikhlas, ridha.

Menerima itu artinya syukur.

Menerima itu artinya siap melangkah memperbaiki yang butuh diperbaiki. Siaga.

Menerima. Menyerah dengan namaNya. Mengakui kuasaNya. Menyederhanakan jiwa dan takzim, mengiyakan kesempurnaanNya.

Allah…

Ajari aku untuk hanya merindukan satu kesempurnaan. DiriMu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s