Obat Patah Hati

Standard

Jum’at 21 Oktober 2011, aku pergi ke tempat bekam langgananku. Naturaid, di sebelah kiri apartemen Margonda Residence. Aku berkenalan dengan salah satu terapis di sana, Bu Rahma namanya. Kami jadi teman, mengisi sesi dengan bertanya dan belajar dari beliau.

Jum’at kemarin ada yang beda. Bu Rahma kedatangan teman, terapis iya, aktivis di Muallaf Center di Bali juga iya. Namanya Ummi Nadia — sama dengan nama tengahku. Diambil dari nama Nadia Amalia, putri keduanya.

Menit demi menit lewat, bercanda, mengobrol, bertanya seperti biasa. Aku nakal seperti biasa, ‘Bu (Bu Rahma), kalo sakitnya patah hati bisa dibekam nggak?’

Ujung-ujungnya pertanyaan ini Bu Rahma ajukan ke Ummi Nadia, ketika beliau kembali ke ruangan..Sebuah pertanyaan bercanda yang mendapati jawaban yang sangat mengena, beliau menjawab,

Patah hati itu terjadi ketika cinta kita kepada makhluk lebih besar dari cinta kita kepada Allah

 

 

Advertisements

4 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s