Untuk Yang Bertanya, ‘Tuhan Itu Berapa?’

Standard

“dan (Kami hukum juga) karena kekafiran mereka (terhadap Isa), dan tuduhan mereka yang sangat keji terhadap Maryam,

Dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah’[1], padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, selalu dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka benar-benar tidak tahu (siapa yang sebenarnya dibunuh itu), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya,

Tetapi Allah telah mengangkat Isa ke hadiratNya[2], Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.

Tidak ada seorangpun diantara ahli kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya[3]. Dan pada hari kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.”

(Q.S. An Nisaa’ : 156-159)

——–)n_n(——–

“Wahai ahli kitab! Janganlah kamu melampaui batas terhadap agamamu[4], dan janganlah kamu mengatakan kepada Allah kecuali yang benar. Sungguh, Al Masih Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimatNya[5] yang disampaikanNya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dariNya.[6] Maka berimanlah kepada Allah dan Rasul-RasulNya, dan janganlah kamu mengatakan, ‘(Tuhan itu) tiga,’ berhentilah (dari ucapan itu). (itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa, Mahasuci Dia dari (anggapan) mempunyai anak. MilikNyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung.

Al Masih sama sekali tidak enggan menjadi hamba Allah, dan begitu pula para malaikat yang terdekat (kepada Allah).[7] Dan barangsiapa yang enggan menyembahNya dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepadaNya.”

(Q.S. An Nisaa’ : 171-172)

——–)n_n(——–

“Sungguh, telah kafir orang yang berkata, ‘Sesungguhnya Allah itu dialah Al Masih putra Maryam.’ Padahal Al Masih (sendiri) berkata, ‘wahai bani israil! Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu.’ Sesungguhnya barangsiapa mempersekutukan sesuatu (dengan) Allah, maka sungguh Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zalim itu.

Sungguh, telah kafir orang yang mengatakan bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga, padahal tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa azab yang pedih.

Mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampunan kepadaNya? Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul. Sebelumnya pun sudah berlalu beberapa rasul. Dan ibunya seorang yang berpegang teguh pada kebenaran. Keduanya biasa memakan makanan[8]. Perhatikanlah bagaimana Kami menjelaskan ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan) kepada mereka (ahli kitab), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka dipalingkan (oleh keinginan mereka).

Katakanlah (Muhammad), ‘mengapa kamu menyembah yang selain Allah, sesuatu yang tidak dapat menimbulkan bencana kepadamu dan tidak (pula) memberi manfaat.’ Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”

(Q.S. Al Maa’idah : 121)

——–)n_n(——–

[1] Mereka menyebut Isa putra Maryam itu Rasul Allah ialah sebagai ejekan, karena mereka sendiri tidak mempercayai kerasulan Nabi Isa a.s itu.

[2] Ayat ini sebagai bantahan terhadap anggapan orang Yahudi, bahwa mereka telah membunuh Nabi Isa a.s.

[3] Setiap orang Yahudi dan Nasrani akan beriman kepada Nabi Isa a.s. sebelum wafatnya, bahwa dia adalah Rasul Allah, bukan anak Allah. Sebagian mufasir berpendapat bahwa mereka mengimani hal itu sebelum wafat.

[4] Janganlah kamu mengatakan Nabi Isa a.s itu Tuhan, sebagaimana dikatakan orang Nasrani.

[5] Maksud kalimat yaitu kun, sehingga Nabi Isa a.s. diciptakan tanpa bapak.

[6] Disebut tiupan Allah karena tiupan itu berasal dari perintah Allah.

[7] Malaikat yang berada di sekitar ‘arsy seperti Jibril, Mikail, dan Israfil.

[8] Bahwa Nabi Isa a.s dan ibunya adalah manusia, yang memerlukan apa yang diperlukan manusia, seperti makan, minum, dan sebagainya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s