Satu malam ketika beban tak lagi sudi kutanggung dalam diam

Standard

untuk kalian ada aku
untuk aku ada siapa?

di kepalaku ada banyak hal,

berlari, berkejaran, riuh.

tak mampu kuputuskan yang mana duluan kucarikan jawaban.

aku berpikir,

satu lintasan lewat,

lewat pula kelebat-kelebat lain,

lagi-lagi lompat.

kata-kataku tercekat,

aku redam sebelum sempat berucap,

semua bersuara.

tapi entah kenapa

yang terdengar jelas hanyalah deru napas.

yang lain?

abstrak.

dan ketidakmampuan ini sedari tadi menguntitku

hingga interpretasi itu tak kunjung temu

di titik ini sulit bagiku mencerna, menganyam makna

pun sulit bagiku mengutarakan barang sepatah dua patah

meski hanya untuk mencegah diam

yang jelas bagiku hanya deru nafas.

melihat tapi tidak melihat

memandang tapi kosong

kelebat-kelebat

rentetan peristiwa yang tersumbat

di satu titik di bagian mana pikiranku

sama seperti kalian,

aku juga tidak tau.

tiba-tiba merindukan segala hal serba sederhana.

sesederhana aku.

setidaknya sebagian diriku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s