Begitu cepat…

Standard

Semua berjalan begitu cepat… sekolah. tahun demi tahun…

kuliah, semester demi semester.

organisasi, struktur demi struktur..

 

rasanya tiba2 saja aku menjadi tua. menjadi lebih senior atas angkatan yang lebih muda. begini ya, sensasi bertambahnya umur.

nggak banyak yang berubah, kelihatannya. meski setulusnya jelas ingin lebih baik.

tiba-tiba sudah dua puluh tahun saya hidup. bersyukur sekali melihat orang tua yang memancarkan kebahagiaan sejati meski rambutnya telah lebat bertumbuh uban. jahat tidak ya, kalau aku merasa lega. dibandingkan dengan orang2 seumurannya, keduanya terhitung sehat mental dan sehat fisik. sangat sehat bahkan, kakakku bilang.. yang jelas sangat bersyukur atasnya.

aku pulang untuk sebagai ungkapan maaf karena kemarin lagi2 aku gagal memenuhi janji, pulang kampung di dua minggu terakhir liburan. batal gara2 BPM yang demikian dinamis.

lalu berjanji menggantinya dengan dua hari ini..

oiya, kemarin dalam perjalanan ke rumah metro, aku lihat pelangi. pelangi pertama setelah sekian lama. seperti sebuah kado yang di DP oleh Allah.

meski sebelumnya ogah2an untuk pulang — karena memang tidak efisien secara waktu — setidaknya aku bahagia. menemukan satu quote yang indah di sini : bahwa rumah ini adalah titik nol ku. 20 tahun lalu, dan dua puluh tahun setelah itu…

dari sini, MARI KITA MENDAKI..!!!

entah jalan mana yang akan kita tempuh setelah ini

yang manapun kita toh memang harus siap

meski ditingkahi jatuh dan bangun yang kadang menggoret luka

apa boleh buat

life’s just like a roller coaster, right?!

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s