Dealing With My Self

Standard

tidak selalu mudah. untuk beberapa hal yang sulit kuprediksi make a deal with the self menjadi demikian sulit. aku ini perfeksionis, yah tidak dalam semua hal, hanya sebagian. aku menuntut terlalu banyak kadang. menuntut orang bersikap seperti yang aku ingin. kemudian merasa iritasi manakala tidak terjadi. dan aku kesal sendiri.

ada titik dimana kita tidaklah mungkin mengubah sesuatu, kecuali jika perubahan itu dimulai dari sini. dari diri. mencari apa yang salah dengan pikiran kita, mengevaluasi, mencari celah untuk memperbaiki, dan kemudian reparasi.  yah, tapi aku mau ngaku, aku ini juga manusia yang menyimpan ego pribadi. orang boleh bilang apa saja. orang boleh merasa dan berpikir apa saja. dan aku tak peduli dengannya. yang aku peduli adalah aku iritasi.

itu medan yang tidak dewasa. tapi ada. itu satu dan lain kala. tapi pernah. dan aku tidak selalu berhasil dengannya. emmmhhh… masih sangat panjang catatan pelajaran hidup yang harus aku baca. tidak boleh kenal menyerah. karena aku ingin menang atas diriku. dan tak punya motif yang lebih kuat selain ingin.

jika kalian menemukanku dalam emosi yang tidak stabil, marah, kesal, atau bete misalnya. aku bilang di sini saja, aku minta maaf. pastilah itu saat aku sedang bergulat membanting sebagian diriku yang menyebalkan itu. aku toh cuma berusah, soal hasil insya Allah makin hari aku makin dewasa. sudah. itu saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s