de javu”’

Standard

sudah kembali ke kehidupan kami yang biasa.

dan saya beranjak kembali ke wajah serius itu.

meninggalkan sedikit jejak tawa-tawa di hari yang masih hangat kami petakan.

masih, entah sampai kapan, terkait dengan tiga minggu penuh kesan.

kesan yang berbeda dari kesan yang biasanya.

karena yang ini benar2 beda. andia 3

ingin menulis “from andia 2 andia3″.

belum sempat..

emmhhh, kapan ya,,, menunggu laptopnya sembuh mungkin.

nggak. bener2 nggak mau kenangan ini terhapus.

kali ini harus terdokumentasi tanpa satu pun cecer.

karena kesempatan itu tidak akan terulang.

satu momen adalah untuk selamanya.

cemas sebenarnya dengan hari mendatang.

apakah akan sama?

ataukah menjadi canggung setelah lewat tahunan tanpa temu?

siapa, siapa yang aku cemaskan?

akukah? kitakah? atau siapakah?

dejavu””

kemarin pagi berangkat jam 7 dari kosan.

melintas margonda, sepintas teringat akan hari yang lalu.

saat sepagi itu aku mandi,

di waktu yang sama dengan kemarin merangkai jilbab di depan cermin,

hingga sepagi itu, di bawah rona langit yang senada,

menunggu jemputan angkot tersayang.

dan sampailah kita setengah jam kemudian.

menemui wajah demi wajah yang jauh terkenang.

rindu sekali pada kalian,

banyak waktu aku habiskan di banyak tempat,

tapi semua kesan, semua pengalaman, semua ingatan membawaku pada satu kesimpulan.

bahwa kalianlah yang tersimpan paling dalam.

andia3..

aku benar2 tidak ingin lupa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s