sejarah 21 hari

Standard

mengintip memori
mencari kalian saudara
kutemui jendela tempatku menatap leluasa
hari lewat yang di dalamnya ada kita

menyukai saat-saat itu
pagi sarapan koran, siang ‘lunch conference’, dan sore pulang dengan wajah kumal kentara
tapi bahagia

mencari kalian saudara
diantara album kenangan yang indah kumaknai
ada. dengan seizinNYA akan selalu ada

menjadi diri yang terbiasa akhirnya dengan beda antara kita
menjadi batu bata yang bodoh di bagian bawah batu bata sekokoh kalian
tapi bahagia

menjadi tim yang mengenali pelan-pelan jalan mana mesti didaki, di mana mesti berkelok, menukik, lurus, santai berjalan, atau terburu berlari
mewujudkan tim yang solid
yang diawali dengan tampang melongo
dan diakhiri dengan wajah-wajah puas penuh tawa

menjadi satu diantara berlian yang baru digali dari kedalamannya
yang nantinya mengindahkan maya pada
menghijaukan, mewarnai segala rupa titik bumi pertiwi
dengan mimpi dan cita
selalu bahagia

karena bersama kalian aku senang
di tengah kalian kucicipi hari layaknya bersama keluarga
di antara kalian aku menarikan pena, merancang pikiran, dan menarik arti
dan untuk semua
aku ingin bersulang dengan arak surga
nanti…
kita ajak malaikat dalam tiap pertemuan kita
nanti…
di tepian telaga nan damai di surga..
tunggulah aku, karena sungguh aku pun menunggu

Advertisements

One response »

  1. sembari meniti jembatan menuju taman firdaus
    kuharap dapat melihat tangan kita bergandengan sekarang
    mengikuti tautan hati
    semoga…
    =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s